Pages

TENGOK SESAAT, 10 PERIBAHASA INDONESIA TERPOPULER

Masyarakat kita, Indonesia, terkadang masih malu atau sungkan, dan sebagainya, untuk mengemukakan isi hatinya, pendapatnya. Untuk mengakalinya, seringkali dengan penggunaan peribahasa. Akhirnya selesai juga nyusun intronya wkwkwk.

Apa itu peribahasa ? menurut Kamus Besar Bahasa Indonesia,


peribahasa/pe·ri·ba·ha·sa/ n 1 kelompok kata atau kalimat yg tetap susunannya, biasanya mengiaskan maksud tertentu (dl peribahasa termasuk juga bidal, ungkapan, perumpamaan); 2 ungkapan atau kalimat ringkas padat, berisi perbandingan, perumpamaan, nasihat, prinsip hidup atau aturan tingkah laku.

Sangat banyak peribahasa - peribahasa yang ada di Indonesia ini, sampe dibikin buku, pokoknya berbagai cara dan bentuk, tujuannya ? agar kita tau peribahasa, setidaknya 10 lah kita tau peribahasa Indonesia ini. Maka dari itu, mari disimak lebih lanjut nih, 10 peribahasa Indonesia ditambahin kata terpopuler.

Tong Kosong Nyaring Bunyinya

Ini yang paling sering didengar di kehidupan sehari - hari. Maksud peribahasanya ? pasti sudah tau lah, pengumpamaan bagi seseorang yang banyak omong tapi ternyata miskin ilmu. Sindiran nyang nyelekit.

Besar Pasak Daripada Tiang

Diumpamakan seseorang yang tidak mampu mengontrol keuangan. Berarti, lebih banyak pengeluaran daripada pemasukan.

Ada Udang di Balik Batu

Ada orang yang melakukan sesuatu tapi punya maksud terselubung didalamnya, itulah ada udang di balik batu. Peribahasa ini mengajarkan kita untuk melukakan hal dengan ikhlas.

Jauh di Mata Dekat di Hati

Ungakapan yang sering diutarakan oleh pasangan Long Distance Relantionship (LDR) atau hubungan jarak jauh. Maksud dari peribahasa ini yaitu meski jarak dan waktu memisahkan, tapi tetap merasa dekat, karena selalu ada dalam hati dan pikiran. Saking terkenalnya peribahasa ini, banyak para musisi yang menciptakan lagu dengan maksud seperti peribahasa tersebut, misal RAN Dekat di Hati.

Sepandai-pandainya Tupai Melompat, Sekali Waktu Jatuh Juga

Artinya, tidak ada manusia yang luput dari kesalahn, karena manusia tidak ada yang sempurna. Sebetulnya, peribahasa ini adalah sebuah ungkapan untuk merendah, bahwa manusia terkadang / sering melakukan kesalahan. Tak mengenal siapa dia, status sosialnya, kaya atau miskin, tetap melakukan kesalahan.

Karena Nila Setitik Rusak Susu Sebelanga

Sering ataupun terkadang kita mengalami suatu kesalahan kecil tapi dampaknya sangat luas. Peribahasa ini mengajarkan untuk lebih teliti, hati - hati dalam melakukan sesuatu, jadi meminimalisir kesalahan.

Berat Sama Dipikul Ringan Sama Dijinjing

Ungakapan untuk teman setia, sahabat. Meskipun ungkapan ini bermakna jauh lebih luas dari itu saja. Pada dasarnya, peribahasa ini mengajarkan dalam situasi sedih atau senang, semua ditanggung bersama.

Bagai Pungguk Merindukan Bulan

Ada beberapa hal yang tidak bisa dipaksakan. Peribahasa ini diartikan mengharapkan sesuatu yang tidak mungkin bisa terjadi. Biasanya sih, peribahasa ini digunakan untuk percintaan, biasanya ya.

Bagaikan Burung Dalam Sangkar

Menggambarkan seseorang yang hidupnya penuh aturan, rasanya terkekang dan tidak punya kebebasan. Seperti seekor burung yang tinggal dalam sangkarnya, tidak bisa terbang bebas, hanya terperangkan dalam sangkar saja.

Berakit Rakit ke Hulu, Berenang Renang ke Tepian

Terusannya, bersakit sakit kita dahulu, bersenang senang kemudian. Biasanya digunakan dalam hal pendidikan. Untuk mencapai kesuksesan, orang itu harus bekerja keras terlebih dahulu dan dalam waktu yang tak menentu. Tak bisa jika mengandalkan cara instan, yang instan hanya satu, MIE INSTAN. setiap orang butuh proses, belajar, dan berjuang.

Nah diantara 10 peribahasa tersebut, menurut koran sindo, sudah diurutkan mana yang paling populer, berikut peringkatnya.

  1. Tong Kosong Nyaring Bunyinya 23%
  2. Besar Pasak Daripada Tiang 17%
  3. Ada Udang di Balik Batu 13%
  4. Jauh di Mata Dekat di Hati 7%
  5. Sepandai-pandainya Tupai Melompat,Sekali Waktu Jatuh Juga 6%
  6. Karena Nila Setitik Rusak Susu Sebelanga 6%
  7. Berat Sama Dipikul,RinganSama Dijinjing 6%
  8. Bagai Pungguk Merindukan Bulan 5%
  9. Bagaikan Burung dalam Sangkar 4%
  10. Berakit Rakit ke Hulu,Berenang-Renang ke Tepian 4%  
Sekedar Tulisan Untuk Anda, bahwa, Indonesia punya cerita.

Fariz Anshar

Perkenalkan, saya Fariz Anshar. Pria yang mencintai sepakbola dan penggemar sejati Manchester United. Dan Lenga Indonesia merupakan cara saya untuk menyalurkan kecintaan saya yang lain, yaitu menulis. Terima kasih sudah berkunjung.

2 komentar:

  1. Aku juga suka menggunakan perumpamaan (yang aku buat sendiri) untuk menuangkan isi hatiku #ceileh. Btw, yang typo-typo itu diedit, ya, biar enak bacanya.

    BalasHapus
  2. @Firdi .K Ramadhan typonya yang mana? biar langsung direvisi nih

    BalasHapus